Cara Mengonsumsi Hemobion untuk Mengatasi Anemia pada Ibu Hamil

Cara Mengonsumsi Hemobion untuk Mengatasi Anemia pada Ibu Hamil

hemobion

Hemobion merupakan suplemen penambah darah bagi ibu hamil. Umumnya digunakan untuk mengatasi kondisi kekurangan zat besi penyebab anemia.

Secara umum, mengonsumsi suplemen saat hamil memang aman. Akan tetapi harus dikonsumsi dengan cara yang tepat dan sesuai anjuran dokter.

Cara mengonsumsi Hemobion yang tepat

Hemobion mengandung kombinasi zat besi dengan asam folat, vitamin B12, asam askorbat, dan kalsium. Semuanya memiliki peran yang cukup vital dalam menjaga kesehatan ibu dan janin serta mendukung tumbuh kembang janin selama berada di dalam kandungan.

Suplemen Hemobion dapat diresepkan dokter untuk mencegah terjadinya anemia yang dapat menimbulkan sejumlah risiko kesehatan baik pada sang ibu maupun janin.

Mengonsumsi Hemobion juga harus dilakukan dengan tepat, sesuai dosis yang dianjurkan oleh dokter. Sehingga kandungannya dapat terserap dengan baik ke dalam tubuh dan memberikan manfaat yang optimal.

Dosis yang dianjurkan umumnya adalah 1 kapsul setiap hari. Sebaiknya dikonsumsi bersama makanan atau sesudah makan, karena walaupun zat besi paling baik diserap saat perut kosong namun bisa menyebabkan sakit perut.

Jangan konsumsi Hemobion dengan makanan-makanan seperti telur, bayam, gandum utuh, kafein, dan produk susu karena bisa menghilangkan manfaat dari zat besi. Setidaknya hindari atau konsumsi makanan tersebut satu jam sebelum dan setelah mengonsumsi suplemen.

Tidak perlu menambah suplemen vitamin C karena sudah termasuk di dalamnya. Vitamin C bisa membantu penyerapan zat besi lebih baik ke dalam tubuh. 

Efek samping Hemobion

Walaupun mengandung vitamin dan mineral yang sangat baik untuk kesehatan tubuh, namun tetap saja suplemen seperti Hemobion bisa menyebabkan efek samping tertentu. Efek samping yang umum terjadi adalah mual dan sembelit, serta feses berwarna hitam.

Konsumsi zat besi yang berlebihan diketahui meningkatkan risiko terkena diabetes gestasional pada ibu hamil, menurut jurnal Diabetologia. Diabetes gestasional merupakan kondisi diabetes yang terjadi pada ibu hamil dan bisa berisiko komplikasi persalinan.

Suplemen zat besi juga bisa menyebabkan reaksi alergi yang cukup parah, seperti bersin, sesak napas, demam, gatal-gatal, batuk, kulit membiru atau memucat, kejang, atau bengkak di wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Apabila Anda merasakan gejala-gejala di atas yang disertai dengan diare atau mencret, merasa sangat lelah atau lemas, dan muncul ruam di kulit, segera periksakan diri ke dokter. 

Penyebab dan gejala anemia saat hamil

Tubuh menggunakan zat besi untuk membuat hemoglobin, protein yang terdapat di dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Ibu hamil membutuhkan zat besi hampir dua kali lipat lebih banyak dari perempuan yang tidak hamil, karena tubuh juga butuh mengedarkan oksigen ke janin.

Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia. Anemia yang cukup parah saat hamil akan meningkatkan risiko kelahiran prematur, bayi berat badan rendah, dan postpartum depression (depresi pasca persalinan). 

Bahkan beberapa penelitian mengungkapkan adanya peningkatan risiko kematian janin segera sebelum atau setelah melahirkan. 

Kenali gejala anemia yang disebabkan oleh kekurangan zat besi pada ibu hamil, seperti kelelahan, lesu, sesak napas, pusing, sakit kepala, kulit pucat, dan nyeri dada. 

Tips mencegah anemia saat hamil

Mencegah akan selalu lebih baik daripada mengobati. Jangan sampai mengalami anemia saat hamil, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mencegahnya.

Selain mencukupi kebutuhan zat besi dengan menggunakan suplemen, Anda juga sangat dianjurkan memperbanyak konsumsi makanan bernutrisi tinggi dan sumber zat besi, seperti daging merah tanpa lemak, daging unggas, polong-polongan, dan ikan.

Zat besi yang terdapat dari produk hewani umumnya paling mudah diserap, dibanding zat besi yang berasal dari produk nabati atau tanaman. Untuk meningkatkan penyerapan saat mengonsumsi makanan sumber zat besi yang terbuat dari produk nabati, tambahkan konsumsi vitamin C, baik dalam bentuk suplemen maupun makanan dan minuman seperti jus jeruk.

Perlu diketahui bahwa tidak semua ibu hamil membutuhkan suplemen tambahan zat besi karena kebutuhannya sudah tercukupi selama masa sebelum hamil. Sebaiknya selalu konsultasikan kepada dokter sebelum mengonsumsi Hemobion.

Leave a Reply