Selain mengonsumsi Obat Diare, Lakukan Ini Agar Tidak Dehidrasi!

Selain mengonsumsi Obat Diare, Lakukan Ini Agar Tidak Dehidrasi!

Obat diare diperlukan untuk menangani kondisi diare akut yang muncul mendadak dan memburuk dengan cepat, serta tak kunjung sembuh setelah beberapa hari. Sewaktu mengonsumsi obat diare, perhatikan petunjuk penggunaannya, sehingga obat diare dapat bekerja secara optimal. Kanina suspensi adalah salah satu obat diare yang ampuh.

Kanina Suspensi berkhasiat untuk mengatasi gejala diare yang belum diketahui penyebabnya dengan jelas. Penyebab diare sangat beragam seperti gangguan pada hormon, gangguan akibat efek samping obat, adanya gangguan pada usus, makanan pedas dan asam, atau faktor adanya infeksi dari bakteri.

Kanina Suspensi mengandung kaolin yang dapat menyerap racun dalam pencernaan termasuk memadatkan konsistensi tinja. Kanina Suspensi juga mengandung pektin yang dapat menyerap kelebihan cairan di usus serta memperlambat pergerakan tinja.

Obat diare bisa bermacam-macam jenisnya dan pemberiannya disesuaikan dengan penyebab diare. Penyebab diare juga bermacam-macam, mulai dari virus, bakteri, intoleransi laktosa, hingga efek samping obat-obatan dan operasi.

Ada beragam jenis obat diare yang mungkin akan diresepkan oleh dokter Anda. Berikut ini adalah beberapa, yaitu 

  1. Oralit

Oralit merupakan obat diare cair yang terdiri dari campuran air, gula, dan garam. Obat ini berfungsi untuk mengganti cairan.

  1. Probiotik

Probiotik juga dapat digunakan sebagai obat diare. Probiotik adalah bakteri baik yang terdapat pada makanan atau minuman, seperti pada tempe dan yogurt. Selain itu, probiotik juga terdapat dalam suplemen berbentuk bubuk atau kapsul.

  1. Karbon aktif

Obat yang mengandung zat karbon aktif atau arang aktif, seperti norit, juga efektif untuk menangani diare. Karbon aktif mengobati diare dengan cara menyerap racun penyebab diare lalu membuangnya bersama feses. Dosis umum karbon aktif untuk mengobati diare pada orang dewasa adalah 2–4 tablet 250 mg dan diminum sebanyak 3–4 kali dalam sehari.

  1. Obat antidiare

Jika Anda mengalami diare akut, dokter mungkin akan meresepkan obat antidiare, seperti

  • Dosis loperamide untuk orang dewasa umumnya diawali dengan mengonsumsi 2 tablet secara langsung. Setelah itu dilanjutkan dengan 1 tablet yang diminum setiap kali BAB. Maksimal konsumsi loperamide adalah 6 tablet dalam sehari.
  • Dosis umum bismuth subsalicylate untuk orang dewasa adalah 2 tablet setiap 1–2 jam. Maksimal konsumsi obat ini adalah 16 tablet dalam sehari.

Selain mengonsumsi obat – obatan yang mampu meringankan gejala sekaligus mempercepat proses penyembuhan diare, beberapa langkah sederhana berikut ini dapat Anda lakukan.

  1. Menambah asupan cairan

Tubuh kehilangan banyak cairan dan mineral selama diare yang dapat menyebabkan dehidrasi. Saat diare, Anda disarankan untuk mencukupi kebutuhan cairan dengan minum 2-3 liter air putih (sekitar 8-12 gelas ukuran sedang) per hari. Selain air putih, asupan cairan juga bisa didapatkan dari makanan dan minuman lain, seperti sup, kuah kaldu, dan jus buah.

  1. Mengonsumsi makanan yang tepat

Selama diare, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan rendah serat yang minim proses olahan dan tanpa banyak bumbu. Contohnya adalah nasi, kentang, roti, biskuit, pisang, serta sup. Selain itu, Anda juga dianjurkan mengonsumsi makanan dengan kandungan probiotik, seperti yoghurt, yang baik bagi kesehatan usus. 

  1. Menyesuaikan pola makan

Terlalu banyak makan dalam satu waktu bisa memaksa otot saluran cerna untuk bekerja lebih aktif, sehingga memperparah diare. Maka dari itu, Anda disarankan untuk makan dalam porsi kecil namun lebih sering. Bagilah 3 porsi makanan utama dalam sehari menjadi porsi-porsi yang lebih kecil untuk 5-6 kali makan. Cara ini dapat meringankan beban kerja usus selama diare.

  1. Menghindari sajian makanan yang dapat memperparah diare

Selama diare, hindarilah makanan yang dapat memicu atau memperberat diare. Contohnya adalah makanan yang digoreng (berminyak), berlemak, pedas, atau tidak matang seluruhnya. Selain itu, beberapa jenis buah dan sayuran yang memicu gas, seperti brokoli, jagung, dan kol, juga bisa memperparah diare.

Nah, itulah beberapa jenis obat diare dan tips yang bisa dilakukan untuk terhindar dari diare. Jika terkena diare dan sudah lebih dari 3 hari, segera periksakan diri Anda ke dokter.

Leave a Reply